Jumat, 30 November 2012

In Memoriam "Eka Fitriati" Innalillahi wa inna illaihi roji’un.


Sebuah kabar duka datang di kantor Pelayanan Terpadu Perizinan kabupaten Rokan Hulu. Pada hari kamis, tanggal 16 Juni 2011, sekitar pukul 13.45 WIB, salah seorang petugas pelayanan akte kelahiran dan akte perkawinan mengalami kecelakaan saat akan mengantar makan siang buat buah hatinya, putri satu-satunya. Eka Fitriati, atau biasa dipanggil Eka, begitu kami memanggilnya telah berpulang ke Rahmatullah setelah mengalami kecelakaan tersebut. Sejenak seluruh aktifitas Kantor terhenti, pertugas pelayanan terhenti, bagian Tata Usaha terdiam, petugas keamanan kantor membisu. Kabar yang pasti belum dapat dipastikan, setelah memperoleh info dari RSUD Pasirpengaraian, serentak tangis meledak diselingi ucapan Innalillahi wa inna illaihi roji’un…
Kami telah kehilangan sahabat, kehilangan rekan kerja kami. Kehilangan ini membuat lubang yang besar di hati kami, karena bagi kami sosoknya merupakan seorang yang handal dan professional. Eka Fitriati (Almh) adalah petugas yang melayani masyarakat yang akan mengurus akte kelahiran maupun akte perkawinan. Beliau seorang yang murah senyum, ringan tangan dalam membantu rekan yang kesulitan, tekun dan rapi dalam bekerja, selalu ramah dalam melayani masyarakat. Dimata kami, sosoknya merupakan petugas yang melaksanakan tugasnya dengan ramah, baik dan supel tanpa melupakan aturan main yang sah dan berlaku.

Semenjak kepindahan beliau yang beriringan dengan kepindahan pengurusan akte perkawinan dan akte kelahiran dari Dinas Tenaga Kerja , Kependudukan dan Catatan Sipil pada bulan Juni tahun 2010 yang lalu, beliau telah memberikan pengabdian yang terbaik bagi tugasnya. Bersama dengan rekan-rekan petugas pelayanan lainnya, beliau melaksanakan tugas pelayanan, memberikan informasi tentang pelayanan dan ikut mendukung seluruh kegiatan yang dilaksnakan oleh Kantor Pelayanan Terpadu Perizinan Kabupaten Rokan Hulu. Terakhir, beliau masih mengikuti senam bersama dan shalat zuhur berjamaah di mesjid agung, tapi kini belia telah terbaring tenang dan damai.

Tak ada yang mampu kami lakukan untuk menghapuskan kesedihan keluarga yang ditinggalkannya, selain doa agar diberikan tempat yang layak baginya, dilapangkan kuburanya, diterangi cahaya kuburnya dan diampunkan segala dosa dan kesalahannya.

Selamat jalan sahabat, selamat jalan rekan sejawat, biarlah Tuhan yang membaringkanmu di keabadian, biarlah dirimu abadi dalam kenangan bersama kami…

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar