Jumat, 30 November 2012

ROKAN HULU RAIH PERINGKAT I RIAU INVESTMENT AWARD (RIA)

Tahun ini kembali Kabupaten Rokan Hulu menunjukkan prestasinya, terutama di bidang pelayanan publik, dimana Kabupaten Rokan Hulu memperoleh penghargaan Riau Investment Award peringkat pertama dengan nilai 86,32, peringkat kedua di peroleh Indragiri Hilir (nilai 85,69) dan peringkat ketiga Kepulauan Meranti (nilai 83,82). Setelah sebelumnya  Kantor Pelayanan Terpadu Perizinan (KPTP) Kabupaten Rokan Hulu juga berhasil meraih Juara I nasional PTSP-PM Tingkat Kabupaten se Indonesia yang di selenggarakan oleh BKPM RI di Jakarta dan tahun 2010 yang lalu memperoleh penghargaan yang sama untuk kategori Special Riau Investment Award.
Penghargaan Riau Investmen Award (RIA) adalah penghargaan yang diberikan pada kabupaten/kota yang dinilai berhasil menarik minat investasi dan mampu menciptakan investasi kondusif. Penghargaan yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi Riau, melalui Badan Penanaman Modal dan Promosi Daerah (BPMPD). Riau Invesment Award ini bertujuan untuk memberikan rangsangan kepada pemerintah kabupaten/kota dalam hal pelayanan perizinan  investasi.
Tropi penghargaan untuk kategori kabupaten Terbaik, tersebut diserahkan oleh Wakil Gubernur Riau, H. Mambang Mit, Kepada kepada Bupati Rokan Hulu Drs. Achmad M.Si di Ballroom hotel Pangeran pekanbaru pada jumat/23 Desember 2011.
Khusus untuk Kabupaten Kepulauan meranti selain memperoleh penghargaan Riau Investmen Award, juga mendapatkan pernghargaan Special Achievement Award. Karena kabupaten tersebut dinilai mampu memberikan rasa aman bagi investor dalam menanamkan investasi. Untuk Kategori Pengusaha lokal peraih Riau Investament Award 2011 diberikan Kepada H Basrizal Koto sedang untuk Kategori Pengusaha Non Lokal di berikan Kepada PT Chevron Pacific Indonesia (CPI).
Riau Invesment Award yang sudah diselenggarakan sejak tahun 2006 ini dimaksudkan untuk memberikan rangsangan bagi pemerintah kabupaten/kota yang sudah menyiapkan komponen-komponen yang maju. Tim penilai yang turun secara langsung ke setiap Kabupaten dan Kota terdiri dari berbagai unsur yakni dari Kadin/ APINDO (unsur dunia usaha), pemerintah (biro Hukum dan Infokom propinsi), kademisi, BPMPP dan kepolisian. Ada beberapa kriteria yang menjadi fokus penilaian, meliputi kelembagaan, keamanan penegakan dan kepastian hukum, perangkat peraturan daerah, komitmen dan kebijakan Pemda, infrastruktur daerah, sistem informasi, kegiatan promosi dan investasi dan nilai investasi
H. Mambang Mit dalam kesempatan ini berharap penghargaan yang diberikan tersebut diharapkan bisa memicu semua pihak untuk bekerja lebih keras lagi dalam menarik investor untuk menanamkan modalnya di daerah (Kabupaten) masing-masing.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar