Tahun ini kembali Kabupaten Rokan Hulu menunjukkan prestasinya, terutama di bidang pelayanan publik, dimana Kabupaten Rokan Hulu memperoleh penghargaan Riau Investment Award peringkat pertama dengan nilai 86,32, peringkat kedua di peroleh Indragiri Hilir (nilai 85,69) dan peringkat ketiga Kepulauan Meranti (nilai 83,82). Setelah sebelumnya Kantor
Pelayanan Terpadu Perizinan (KPTP) Kabupaten Rokan Hulu juga berhasil
meraih Juara I nasional PTSP-PM Tingkat Kabupaten se Indonesia yang di
selenggarakan oleh BKPM RI di Jakarta dan tahun 2010 yang lalu
memperoleh penghargaan yang sama untuk kategori Special Riau Investment
Award.
Penghargaan Riau Investmen Award (RIA) adalah
penghargaan yang diberikan pada kabupaten/kota yang dinilai berhasil
menarik minat investasi dan mampu menciptakan investasi kondusif.
Penghargaan yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi Riau, melalui Badan
Penanaman Modal dan Promosi Daerah (BPMPD). Riau Invesment Award ini
bertujuan untuk memberikan rangsangan kepada pemerintah kabupaten/kota
dalam hal pelayanan perizinan investasi.
Tropi penghargaan untuk kategori kabupaten Terbaik, tersebut diserahkan oleh Wakil Gubernur Riau, H. Mambang Mit, Kepada kepada Bupati Rokan Hulu Drs. Achmad M.Si di Ballroom hotel Pangeran pekanbaru pada jumat/23 Desember 2011.
Khusus untuk Kabupaten Kepulauan meranti selain memperoleh penghargaan Riau
Investmen Award, juga mendapatkan pernghargaan Special Achievement
Award. Karena kabupaten tersebut dinilai mampu memberikan rasa aman bagi
investor dalam menanamkan investasi. Untuk
Kategori Pengusaha lokal peraih Riau Investament Award 2011 diberikan
Kepada H Basrizal Koto sedang untuk Kategori Pengusaha Non Lokal di
berikan Kepada PT Chevron Pacific Indonesia (CPI).
Riau
Invesment Award yang sudah diselenggarakan sejak tahun 2006 ini
dimaksudkan untuk memberikan rangsangan bagi pemerintah kabupaten/kota
yang sudah menyiapkan komponen-komponen yang maju. Tim penilai yang turun secara langsung ke setiap Kabupaten dan Kota
terdiri dari berbagai unsur yakni dari Kadin/ APINDO (unsur dunia
usaha), pemerintah (biro Hukum dan Infokom propinsi), kademisi, BPMPP
dan kepolisian. Ada beberapa kriteria yang menjadi fokus penilaian,
meliputi kelembagaan, keamanan penegakan dan kepastian hukum,
perangkat peraturan daerah, komitmen dan kebijakan Pemda, infrastruktur
daerah, sistem informasi, kegiatan promosi dan investasi dan nilai
investasi
H. Mambang
Mit dalam kesempatan ini berharap penghargaan yang diberikan tersebut
diharapkan bisa memicu semua pihak untuk bekerja lebih keras lagi dalam
menarik investor untuk menanamkan modalnya di daerah (Kabupaten) masing-masing.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar