rohulnews.com - 2012-11-11 13:38:25
Ket Foto :Anggota Kesenian Kalinco makan bersama. Kegiatan rutin ini sebagai ajang silaturahmi sesama anggota dalam mempertahankan budaya asli Rohul.
RohulNews-(Pasirpengaraian), Sejak didirikan 2002 silam, eksistensi group kesenian Kalinco di Kubu Manggis Desa Rambah Tengah Utara Kecamatan Rambah terus kembangkan kesenian asli daerah di Kabupaten Rokan Hulu.
Berbagai salah satu kesenian asli daerah dikembangkan group ini, seperti mulai kesenian godang borong, pencak silat, zikir berudah, tari tradisional, rebana, dan bakoba, dengan melibatkan 85 persen pemuda sebagai pelaku seni.
Dituturkan Ketua group Kalinco, Amrizal MZ, di sela-sela silaturahmi dengan hampir 40 pelaku seni yang notabene anggota groupnya, mengaku akan terus berbenah dan melakukan pembinaan bagaimana keberadaan group kalinco bisa terus berkembang dan mempertahankan adat budaya alsi Rokan Hulu.
"Makan bersama malam ini sebagai ajang silaturahmi anggota dan sering kita lakukan. Kita berusaha bagaimana keberadaan group ini bisa tetap eksis dan tidak hilang akibat pengaruh budaya asing yang kini merambah dunia remaja," jelas Am, sapaan Amrizal, Sabtu malam kemarin (10/11/2012).
Dengan melibatkan pemuda, Amrizal diharapkan regenerasi pemuda yang peduli terhadap budaya asli Rokan Hulu terus dapat dipertahankan. Dengan semakin canggihnya zaman dan pengaruh budaya barat melalui TV maupun internet, mau tidak mau pasti budaya perlahan ditindas dan akan ditinggalkan pemuda.
"Pembinaan secara rutin dan terus menerus ini, maka budaya yang kita ajarkan ke pemuda bisa terus berkembang. Untuk mempertahankan budaya ini, kita melakukan kalaborasi seni, hal ini membutuhkan pembinaan ekstra," tuturnya.
Group Kalinco, seperti Gondang Barogong, keberadaannya sudah dikenal di kalangan masyarakat Rokan Hulu, khususnya di Kecamatan Rambah. Group ini sering dipanggil pada hajatan seperti pesta pernikahaan dan kegiatan Budaya.
Group ini juga sering mengikuti festival budaya baik ditingkat Rokan Hulu maupun Riau. Bahkan seperti pencak silat Kalinco, menyabet juara 3 dan bakoba juara 2 difestival budaya tingkat Rokan Hulu yang digelar Dinas Pariwisata dan kebudayaan Rokan Hulu baru-baru ini.
"Walau pun menggunakan dana swadaya, tapi kita terus berupaya pertahankan budaya asli Rokan Hulu."
"Melalui group Kalinco ini, bagaimana kedepan ada perhatian besar dari Pemkab Rokan Hulu untuk membantu peralatan yang kita butuhkan, sehingga kesenian berkembang. Kita masih membutuhkan dukungan besar dari pemerintah," harapnya.**(dhel/pis*)
Berbagai salah satu kesenian asli daerah dikembangkan group ini, seperti mulai kesenian godang borong, pencak silat, zikir berudah, tari tradisional, rebana, dan bakoba, dengan melibatkan 85 persen pemuda sebagai pelaku seni.
Dituturkan Ketua group Kalinco, Amrizal MZ, di sela-sela silaturahmi dengan hampir 40 pelaku seni yang notabene anggota groupnya, mengaku akan terus berbenah dan melakukan pembinaan bagaimana keberadaan group kalinco bisa terus berkembang dan mempertahankan adat budaya alsi Rokan Hulu.
"Makan bersama malam ini sebagai ajang silaturahmi anggota dan sering kita lakukan. Kita berusaha bagaimana keberadaan group ini bisa tetap eksis dan tidak hilang akibat pengaruh budaya asing yang kini merambah dunia remaja," jelas Am, sapaan Amrizal, Sabtu malam kemarin (10/11/2012).
Dengan melibatkan pemuda, Amrizal diharapkan regenerasi pemuda yang peduli terhadap budaya asli Rokan Hulu terus dapat dipertahankan. Dengan semakin canggihnya zaman dan pengaruh budaya barat melalui TV maupun internet, mau tidak mau pasti budaya perlahan ditindas dan akan ditinggalkan pemuda.
"Pembinaan secara rutin dan terus menerus ini, maka budaya yang kita ajarkan ke pemuda bisa terus berkembang. Untuk mempertahankan budaya ini, kita melakukan kalaborasi seni, hal ini membutuhkan pembinaan ekstra," tuturnya.
Group Kalinco, seperti Gondang Barogong, keberadaannya sudah dikenal di kalangan masyarakat Rokan Hulu, khususnya di Kecamatan Rambah. Group ini sering dipanggil pada hajatan seperti pesta pernikahaan dan kegiatan Budaya.
Group ini juga sering mengikuti festival budaya baik ditingkat Rokan Hulu maupun Riau. Bahkan seperti pencak silat Kalinco, menyabet juara 3 dan bakoba juara 2 difestival budaya tingkat Rokan Hulu yang digelar Dinas Pariwisata dan kebudayaan Rokan Hulu baru-baru ini.
"Walau pun menggunakan dana swadaya, tapi kita terus berupaya pertahankan budaya asli Rokan Hulu."
"Melalui group Kalinco ini, bagaimana kedepan ada perhatian besar dari Pemkab Rokan Hulu untuk membantu peralatan yang kita butuhkan, sehingga kesenian berkembang. Kita masih membutuhkan dukungan besar dari pemerintah," harapnya.**(dhel/pis*)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar