Turut
hadir dalam pertemuan itu, Bupati Rohul Drs Achmad MSi, Wabup Hafit
Sukri, Sekda Ir Damri dan seluruh kepala dinas/ badan di lingkungan
Pemkab Rohul serta ribuan pegawai di lingkungan Pemkab Rohul.
Wagubri
juga mengingatkan, aparatur pemerintah Kabupaten Rohul agar lebih untuk
mengedepankan peranan dan bukan kewenangan. Apalagi lanjut Wagubri,
Rohul memiliki keunggulan lokal melalui pendekatan keagamaan, tentu
dapat meningkatkan etos kerja pegawainya yang perlu ditingkatkan lagi.
Sehingga penyelenggaraan pemerintah dan pembangunan di Kabupaten Rohul
berjalan lancar, sesuai harapan dan memberikan manfaat bagi masyarakat
Rohul.
Pembagian
kewenangan Bupati kepada Camatnya mendapat pujian Wagubri, karena akan
makin mendekatkan pelayanan kepada masyarakat dengan demikian
implementasi otda di Rohul akan berhasil karena tolak ukur keberhasilan
otda dilihat dari semakin dekatnya si pemberi pelayanan yakni aperatur
kepada yang dilayani yaitu masyarakat.
Sementara
Bupati Rohul Achmad menyebutkan bahwa, jumlah PNS dan jumlah honorer di
Pemkab Rohul mencapai 9.575 orang. Sehingga sejak tahun 2010 lalu,
Pemkab rohul telah terlebih dahulu untuk sementara tidak menerima CPNS.
Dan
dalam rangka peningkatan etos kerja pegawai, Pemkab telah melakukan
berbagai upaya baik melalui pendekatan keagamaan. Diantaranya, PNS
diwajibkan sholat zuhur dan ashar berjamaah di Masjid Agung Pasir
Pangaraian.
Pada
kesempatan tersebut JELITA KPTP TEAM juga di beri kesempatan khusus
untuk berfoto dan besalam-salaman bersama Wakil Gubernur Riau dan
Pejabat tinggi di Kabupaten rokan hulu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar